Skip to main content
PERPUSTAKAAN SEKOLAH ISLAM ATHIRAH BONE Anggun, Unggul, Cerdas
PERPUSTAKAAN SEKOLAH ISLAM ATHIRAH BONE
  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Staff Area
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Inggris Bahasa Indonesia Bahasa Jepang

PERPUSTAKAAN SEKOLAH ISLAM ATHIRAH BONE

Ctrl K
BerandaModel Pengembangan Open Source

Model Pengembangan Open Source


Minggu, 29 Agustus 2010

Sumber terbuka (Inggris: open source) adalah sistem pengembangan yang tidak dikoordinasi oleh suatu individu / lembaga pusat, tetapi oleh para pelaku yang bekerja sama dengan memanfaatkan kode sumber (source-code) yang tersebar dan tersedia bebas (biasanya menggunakan fasilitas komunikasi internet). Pola pengembangan ini mengambil model ala bazaar, sehingga pola Open Source ini memiliki ciri bagi komunitasnya yaitu adanya dorongan yang bersumber dari budaya memberi.

Pola Open Source lahir karena kebebasan berkarya, tanpa intervensi berpikir dan mengungkapkan apa yang diinginkan dengan menggunakan pengetahuan dan produk yang cocok. Kebebasan menjadi pertimbangan utama ketika dilepas ke publik. Komunitas yang lain mendapat kebebasan untuk belajar, mengutak-ngatik, merevisi ulang, membenarkan ataupun bahkan menyalahkan, tetapi kebebasan ini juga datang bersama dengan tanggung jawab, bukan bebas tanpa tanggung jawab.

Pada intinya konsep sumber terbuka adalah membuka "kode sumber" dari sebuah perangkat lunak. Konsep ini terasa aneh pada awalnya dikarenakan kode sumber merupakan kunci dari sebuah perangkat lunak. Dengan diketahui logika yang ada di kode sumber, maka orang lain semestinya dapat membuat perangkat lunak yang sama fungsinya. Sumber terbuka hanya sebatas itu. Artinya, dia tidak harus gratis. Definisi sumber terbuka yang asli adalah seperti tertuang dalam OSD (Open Source Definition)/Definisi sumber terbuka.

Pengembangan Senayan awalnya diinisiasi oleh pengelola Perpustakaan Depdiknas. Tetapi sekarang komunitas pengembang Senayan (Senayan Developer Community) yang lebih banyak mengambil peran dalam mengembangkan Senayan. Beberapa hal dibawah ini merupakan kultur yang dibangun dalam mengembangkan Senayan:
1.    Meritokrasi. Siapa saja bisa berkontribusi. Mereka yang banyak memberikan kontribusi, akan mendapatkan privilege lebih dibandingkan yang lain.
2.    Minimal punya concern terhadap pengembangan perpustakaan. Contoh lain: berlatar belakang pendidikan ilmu perpustakaan dan informasi, bekerja di perpustakaan, mengelola perpustakaan, dan lain-lain. Diharapkan dengan kondisi ini, sense of librarianship melekat di tiap developer/pengguna Senayan. Sejauh ini, semua developer senayan merupakan pustakawan atau berlatarbelakang pendidikan kepustakawanan (Information and Librarianship).
3.    Release early, release often, and listen to your customer. Release early artinya setiap perbaikan dan penambahan fitur, secepat mungkin dirilis ke publik. Diharapkan bugs yang ada, bisa cepat ditemukan oleh komunitas, dilaporkan ke developer, untuk kemudian dirilis perbaikannya. Release often, artinya sesering mungkin memberikan update perbaikan bugs dan penambahan fitur. Ini “memaksa” developer Senayan untuk terus kreatif menambahkan fitur Senayan. Release often juga membuat pengguna berkeyakinan bahwa Senayan punya sustainability yang baik dan terus aktif dikembangkan. Selain itu, release often juga mempunyai dampak pemasaran. Pengguna dan calon pengguna, selalu diingatkan tentang keberadaan Senayan. Tentunya dengan cara yang elegan, yaitu rilis-rilis Senayan. Sejak dirilis ke publi pertama kali November 2007 sampai Juli 2009 (kurang lebih 20 bulan) telah dirilis 18 rilis resmi Senayan. Listen to your customer. Developer Senayan selalu berusaha mengakomodasi kebutuhan pengguna baik yang masuk melalui report di mailing list, ataupun melalui bugs tracking system. Tentu tidak semua masukan diakomodasi, harus disesuaikan dengan desain dan roadmap pengembangan Senayan.
4.    Dokumentasi. Developer Senayan meyakini pentingnya dokumentasi yang baik dalam mensukseskan implementasi Senayan dibanyak tempat. Karena itu pengembang Senayan mempunyai tim khusus yang bertanggungjawab yang mengembangkan dokumentasi Senayan agar terus uo-to-date mengikuti rilis terbaru.
5.    Agar ada percepatan dalam pengembangan dan untuk mengakrabkan antar pengembang Senayan, minimal setahun sekali diadakan Senayan Developers Day yang mengumpulkan para developer Senayan dari berbagai kota, dan melakukan coding bersama-sama.

  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.


Donasi untuk SLiMS Contribute

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS & template by FEB UI
Pencarian Spesifik

Pilih subjek yang menarik bagi Anda

  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Bagikan Koleksi

WhatsApp
Facebook
Twitter / X
Telegram
LinkedIn
Email
Link copied!
Scan for Link

Beranda
Berita
Area Anggota
Bantuan
More
More Menu
Informasi Pustakawan Staff Area
Pilih Bahasa
Library Information Lisensi SLiMS Tentang SLiMS Model Pengembangan Open Source Modul yang Tersedia
Library Information Lisensi SLiMS Tentang SLiMS Model Pengembangan Open Source Modul yang Tersedia
Library Information

Contact Information

Address : 
Jalan Sungai Musi Kelurahan Panyula, Perpustakaan, Bone, Sulawesi Selatan, Indonesia - Postal Code : 92717
Phone Number : 
+62 821-5427-3108
Fax Number : 
+62 821-5427-3108

Opening Hours

Monday - Friday : 
Open : 07.15 AM
Break : 12.00 - 13.00 PM
Close : 16.15 PM 
Saturday : 
Open : 07.15 AM
Break : 12.00 - 13.00 PM
Close : 16.15 PM 

Collections

We have many types of collections in our library, range from Fictions to Sciences Material, from printed material to digital collections such CD-ROM, CD, VCD and DVD. We also collect daily serials publications such as newspaper and also monthly serials such as magazines.

Library Membership

To be able to loan our library collections, you must first become library member. There is terms and conditions that you must obey.

Layanan Chat WhatsApp Service Hours: Senin - Jumat (08:00 - 16:00)
Pustakawan
Halo, ada yg bisa kami bantu ?
Pratinjau Tema
Pratinjau Langsung. Masuk sebagai admin untuk menyimpan perubahan.
1Identitas Tampilan
Buat background SVG lainnya: psb.feb.ui.ac.id/stools
Pengaturan Gambar Latar Rekomendasi: Crop + Keterbacaan Tinggi
Generate Warna via AI (ChatGPT/Gemini/AI Lainnya):
Langkah Singkat: Klik Salin Prompt ➔ Tempel di AI ➔ Salin balasan AI ➔ Klik Tempel Palette.
Format manual: TERANG | GELAP
#1e3a8a;#3b82f6;#10b981;#f3f4f6;#ffffff;#1f2937;#4b5563 | #0f172a;#1e293b;#10b981;#0f172a;#1e293b;#f9fafb;#94a3b8
2Beranda dan Pencarian

Saat logo dan nama library berada di atas kotak pencarian, judul pencarian kustom tidak diperlukan dan akan disembunyikan.

3Bagian Beranda
Tampilkan / Sembunyikan Seksi Beranda
4Navigasi dan Bahasa

Gunakan editor terstruktur agar label, URL, dan ikon mudah diatur dengan aman. Nilai tersimpan otomatis dalam format TInfo.

Navbar Menu

Setiap menu memiliki label, URL, dan ikon pilihan.

LabelURLIkon

Shortcut Topic

Atur nama topic, URL pencarian, dan ikon topic.

LabelURLIkon

Bahasa Aktif

Pilih bahasa yang ditampilkan di menu bahasa OPAC.

5Pengaturan Lanjutan
General & Layout

Gunakan format internasional tanpa tanda + atau spasi, misalnya 628123456789.

Format: nama pengirim; pesan singkat. Contoh: Pustakawan; Halo, ada yang bisa kami bantu?

Navigation Bar

Pisahkan nama field dengan koma, misalnya: name,member_id,institution.

Homepage & Content

Tulis satu teks singkat untuk running text; tidak perlu format khusus.

Isi angka jumlah item, misalnya 5.

Isi angka batas karakter; gunakan 0 agar tidak dibatasi.

Footer & Social Media

Tempel URL embed Google Maps lengkap (https://www.google.com/maps/embed...).

Isi angka tinggi peta dalam piksel, misalnya 420.

Tulis alamat atau kontak. Gunakan <br> untuk pindah baris.

Display & Detail Pages

Satu username per baris atau titik koma. Posisi opsional: username (Pustakawan).

Isi angka batas karakter judul, misalnya 100.

Masukkan karakter pemisah judul paralel, misalnya =.

Visitor / Guestbook

Format: kode(label); kode(label); other. Contoh: feb(Fakultas Ekonomi); fpsi(Psikologi); other.

Satu langkah per baris dengan format: ikon | judul | keterangan. Contoh: fas fa-id-card | Isi Identitas | Scan kartu anggota.

Tidak ada pengaturan TInfo yang cocok.